Mediajogja.my.id – Kita berharap bisa saja mencapai target 3 jt penumpang di area tahun 2024….
Pekanbaru – Arus keberangkatan lalu kedatangan penumpang di tempat Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau tercatat sebanyak 2.753.928 orang, terdiri dari 2.413.733 penumpang domestik juga 340.195 penumpang internasional sepanjang tahun 2023.
"Dari capaian itu menggambarkan total pergerakan pesawat mencapai 23.156 penerbangan datang kemudian berangkat atau berkembang 5,3 persen apabila dibandingkan tahun 2022 yang tersebut terdiri dari 19.960 penerbangan domestik lalu 3.196 penerbangan internasional," kata Executive General Manager Bandara SSK II Radityo Ari Purwoko di keterangannya di dalam Pekanbaru, Senin.
Menurut Ari Purwoko, capaian dalam tahun 2023 juga dipengaruhi oleh kegiatan Natal 2023 dan juga menyambut Tahun baru 2024, mulai 18 hingga 31 Desember 2023 tercatat 123.070 penumpang atau meningkat 16 persen dari rata-rata harian.
"Pada tahun 2024 arus datang serta berangkat di dalam Bandara SSK II diharapkan mencapai 3 jt penumpang lalu sekaligus target ini menjadi tantangan bagi manajemen Bandara SSK II untuk menjadi salah satu international gate di Sumatera," katanya lagi.
Dia menyatakan pula, untuk membantu target kunjungan 3 jt penumpang itu, maka Bandara SSK II antara lain berupaya melakukan penawaran ke banyak maskapai penerbangan, mengadakan forum grup discussion dengan pemangku kepentingan pariwisata juga sektor perekonomian.
Selain itu, katanya pula, pihaknya akan mengadakan 'coffee morning' dengan kelompok publik tempat dalam Riau, seperti Jawa, Bali kemudian Kalimantan.
"Kita berharap bisa jadi mencapai target 3 jt penumpang pada tahun 2024 berkolaborasi serta bersinergi antarseluruh pemangku kebijakan nasional dan juga internasional, sehingga akan menggerakkan Riau menjadi salah satu kota dengan perkembangan perekonomian yang besar di tempat Sumatera," kata dia.
Ia menambahkan jumlah keseluruhan penumpang Bandara SSK II selama tahun 2023 sebanyak 2.753.928 orang itu mengalami peningkatan sebesar 13,7 persen dibandingkan tahun 2022.
