Mediajogja.my.id – Seorang polisi di dalam New York berpangkat sersan ditemukan bunuh diri pada sebuah rumah di area pinggir Daerah Perkotaan New York pasca menembak istri dan juga dua putranya yang digunakan masing-masing berusia 10 lalu 12 tahun.
Seperti disitir dari The Guardian, Mulai Pekan (1/1/2024), Watson Morgan (49 tahun) yang dimaksud merupakan sersan pada kepolisian Bronxville, menembak meninggal istrinya Ornela Morgan (43) juga kedua putranya.
Jasad mereka ditemukan sedang di malam hari pada Hari Sabtu di dalam rumah keluarga di dalam Clarkstown yang tersebut berjarak 30 km di area utara Manhattan, pasca Morgan bukan masuk kerja.
“Sampai pada tahap penyelidikan, Watson diyakini membunuh istri juga dua anaknya, sebelum menembak dirinya sendiri,” kata departemen kepolisian Clarkstown di keterangan tertulis.
Menurut polisi, keempat anggota keluarga itu mengalami luka tembak dan juga meninggal dunia di area tempat kejadian. Penyidik juga menemukan senjata jenis pistol di area pada rumah keluarga tersebut.
Christopher Satriale, kepala polisi Bronxville, mengungkapkan pembunuhan itu menyebabkan departemennya “sangat berduka sebab hilangnya nyawa yang dimaksud bukan berdosa secara tidak ada masuk akal.”
Seorang tetangga, yang dimaksud menolak disebutkan namanya, bersaksi untuk New York Post bahwa keluarga yang dimaksud adalah “panutan” yang mana menjadi tipe keluarga Amerika yang mana sempurna.
“Saya sebanding sekali bukan menyangka beliau akan melakukan perbuatan seperti ini. Anak-anak terus-menerus bermain dalam luar rumah serta ibu mereka adalah orang baik baik yang dimaksud pernah Anda temui,” kata tetangga tersebut.
Polisi melukiskan pembunuhan Morgan terhadap anak lalu istrinya itu sebagai gabungan pembunuhan juga bunuh diri. Sejak 1980-an, insiden semacam ini dikenal sebagai pemusnahan keluarga.
Berdasarkan investigasi Indianapolis Star, di area Amerika Serikat rata-rata terjadi insiden pemusnahan keluarga setiap lima hari sekali sejak 2020. 94 persen pelakunya adalah laki-laki lalu 86 persen menggunakan senjata api.
Menurut laporan Westchester News 12, anaknya yang tersebut berusia 10 tahun bersekolah di dalam Laurel Plains Elementary School dalam Clarkstown, sementara sang kakak bersekolah di tempat Felix Festa Middle School.
Menanggapi kejadian tersebut, Clarkstown Central School District mengirimkan surat untuk orang tua murid dengan mengatakan insiden yang dimaksud “kehilangan yang dimaksud tragis.”
“Hari-hari serta pekan-pekan mendatang akan menjadi waktu sulit bagi komunitas di dalam sekolah kami akibat kami merasa sangat sulit memahami hilangnya jiwa tak ternilai,” demikian isi surat terbuka tersebut.
Sementara itu, New York Daily News melaporkan bahwa berdasarkan situs kepolisian Bronxville, Morgan mengawali karirnya pada Departemen Kepolisian New York pada 2001 sebelum bergabung dengan kepolisian Bronxville pada 2007.
Ia kemudian dipromosikan sebagai detekfif pada 2014 serta menjadi sersan pada 2016.
