Mediajogja.my.id – Ribuan personel gabungan Polri, TNI lalu otoritas Provinsi DKI Ibukota Indonesia dikerahkan untuk mengamankan perayaan di malam hari tahun baru. Mereka juga dikerahkan untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba hingga pesta minuman keras alias beralkohol.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan total personel gabungan yang dimaksud diterjunkan mencapai 5.670. Rinciannya, 3.963 personel Polri, 1.219 kejadian TNI lalu 488 personel dari eksekutif Provinsi DKI Jakarta.
“Total 5.670 personel pengamanan,” kata Trunoyudo terhadap wartawan, Akhir Pekan (31/12/2023).
![Apel pengamanan di malam hari Tahun Baru di area Jakarta, Hari Sabtu (31/12/2016). [Suara.com/Welly Hidayat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/12/31/o_1b5a1a7lf5aqubt1vbq1b5v1mfja.jpg)
Ribuan personel pengamanan ini, kata Trunoyudo, akan disebar di tempat titik keramaian. Salah satunya dalam area car free night Jalan Sudirman-Thamrin yang mana akan didirikan beberapa panggung hiburan.
“Ada 12 titik panggung hiburan waktu malam pergantian tahun baru. Kami menghindari peredaran miras, narkoba, lalu obat-obatan terlarang lainnya,” katanya.
Penyekatan
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menambahkan pihaknya juga akan melakukan penyekatan di tempat titik-titik perbatasan masuk wilayah Jakarta. Penyekatan rencananya akan dimulai sejak pukul 16.00 WIB.

Upaya penyekatan ini dijalankan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan lalu penduduk di tempat Jakarta.
“Harapan kami demikian jadi orang Tangerang (merayakan tahun baru) ya pada Tangerang, orang Bekasi ya dalam Bekasi, orang Depok ya Depok. Harapannya itu, jadi bukan tumpah ruah berada di dalam Jakarta,” jelas Latif.
Selain itu, kata Latif, pihaknya juga mengimbau untuk penduduk untuk bukan melakukan arak-arakan atau konvoi kendaraan.
“Kegiatan rakyat yang mana sekiranya itu akan mengganggu aktivitas kegiatan rakyat lainnya, seperti konvoi, bak terbuka akan kita putar balikkan,” pungkasnya.
